Perjalanan Hidup Anak Manusia

featured

Orang bilang, takdir itu sulit di tebak. saya dulu pernah kerja di beberapa software house. walau diakui kalau suasana kerja dengan rekan-rekan yang ada, cukup menyenangkan, tapi saya sendiri tidak terlalu nyaman dengan kerja banyak proyek. Kala itu, proyek yang ada adalah proyek web enterprise. Tidak sampai setahun saya bertahan, kemudian resign dan menjalankan kehidupan sebagai freelance. Saat istri saya melahirkan, saya merasa sudah cukup dengan freelance. Sudah saatnya memulai kerja kantoran.

Saat sedang mencari, tiba-tiba kawan saya memberitahukan kalau di kantornya sedang butuh karyawan. Saat itu saya coba mengirim lamaran tanpa mengerti siapa calon employer saya. Bisa dibilang nekat juga, karena lokasinya terhitung baru bagi saya, walau itu merupakan home town bagi istri saya. Saat saya tahu kalau ternyata saya berkerja dengan kapanlagi, sejujurnya, saat itu saya biasa saja :D. Mungkin karena saya pribadi tidak terlalu suka dengan gosip. Bertahun-tahun saya enjoy kerja di sini. walau beban kerja terhitung tinggi, tapi yang dikerjakan bisa dianggap sebagai satu aplikasi besar. Jadi, lingkup kerjaan masih terhitung konstan. Tidak berganti-ganti tergantung proyek. Saya cukup nyaman dengan semua itu.

Kemudian, terjadi restrukturisasi, saya pindah team dan kembali ke suasana kerja seperti software house. mengerjakan banyak proyek dalam satu waktu. Ternyata, diluar dugaan, saya cukup enjoy. kalau dipikir-pikir, sepertinya karena tipe software yang saya kerjakan. Dulu, saya selalu berkutat dengan system dan web. Kali ini, yang saya kerjakan murni di mobile device, baik itu smartphone, tablet, maupun device-device sejuta umat.

Saya tiba-tiba menemukan passion yang selama ini saya cari. ternyata saya cocok dengan mobile development. Sejak saat itu, web development mulai saya tinggalkan. Tidak 100% memang, karena saya masih tetap mengikuti perkembangan yang ada, walau tidak seserius dulu.

Kehidupan berlanjut. setelah 5 tahun bersama kapanlagi, saya merasa sudah saatnya mengembangkan sayap, keluar dari comfort zone. Saya merasa, umur saya masih terlalu muda untuk berlama-lama di suatu tempat. Ternyata, pada saat yang bersamaan, teman saya sesama blogger mengajak bekerja sama untuk mengembangkan suatu mobile development studio. Software house yang fokus pada pengembangan aplikasi-aplikasi mobile.

Maka, sejak september kemarin, saya positif resign dari kapanlagi network. Perusahaan yang sudah mengajarkan saya banyak hal. Baik itu ilmu-ilmu teknis, maupun managerial. Ilmu yang sangat berguna sekali. Sekarang, saya naik level, tidak lagi sebatas memanage team, tapi juga ikut memikirkan bagaimana perusahaan berkembang.

Semoga, jalan yang saya pilih ini adalah jalan yanh terbaik untuk saya dan rekan-rekan, juga keluarga. Semoga saya juga bisa bersumbangsih lebih untuk lingkungan. Untuk masa depan yang lebih. Terlalu muluk? saya rasa tidak. Saya percaya produk yang akan kami buat nanti, akan besar manfaatnya banyak masyarakat.

Author: Arief Bayu Purwanto

Hello, my name is Arief Bayu Purwanto, a 24 years old father of a beautiful daughter. Interested in online programming, linux, games, and reading. Currently working on kapanlagi.com as junior developer. I live in a relatively quite and cool place called Malang. I'm available for some freelance stuff as well as some consulting job. You can see my portofolio for some previous task I've finished and some other information related to my capability. Btw, I'm plurking here.