Pengalaman Seminggu Menggunakan BlackBerry

Bulan puasa kemarin, saya diserahi tanggung jawab memegang device blackberry untuk team saya, tepatnya sebuah blackberry torch 9800. Sebagai orang yang sudah cukup lama memakai android dan sering kali mendapat berita atau review bagaimana #sux-nya blackberry, saya merasa ini bisa jadi kesempatan untuk menggunakan dan merasakan secara langsung bagaimana pengalaman ber-blackberry. Sebagai catatan, saya menggunakan android samsung galaxy 551 (device dengan keyboard fisik).

Fisik device

Sekilas, ada kelebihan yang dimiliki oleh torch dibandingkan galaxy 551: layar torch sangat jernih dan tidak silau saat dilihat di bawah terik matahari. Selain itu, sisi belakang torch ada semacam rubber yang mencegah slip saat dipegang. Baterai torch juga masih jauh lebih baik daripada galaxy 551. Tapi, kalau dilihat dari sisi keyboard fisik, galaxy 551 masih menang, karena layout keyboard yang lebih besar, sehingga lebih nyaman untuk mengetik.

Sistem Operasi

Sejujurnya, di sini mungkin saya tidak bisa mereview secara adil, karena saya juga belum terlalu familiar dengan OS Blackberry. Torch menggunakan BB OS 6. Beberapa kekurangan yang sangat terasa mengganjal adalah, keharusan untuk restart device saat melakukan upgrade maupun uninstalasi aplikasi (catat: aplikasi, bukan sistem operasi). Saya merasa ini sangat mengganggu. Bandingkan misalnya, dengan device nokia maupun android (belum pernah menggunakan device berbasis iOS) dimana kita bisa mengupgrade dan menguninstalasi aplikasi tanpa harus melakukan restart device.

Ketersediaan Aplikasi di App World

Saya menggunakan android untuk segala macam keperluan, diantaranya: membaca berita, mendengarkan lagu (karaoke included 😀 ), segala macam aktifitas online (yang secara otomatis membutuhkan input password), dll.
Untuk membaca berita, saya menggunakan aplikasi pulse, yang memiliki fasilitas starred news untuk kemudian dilihat melalui desktop. Suatu fasilitas yang sangat berguna, terutama untuk berita/artikel yang perlu followup namun tidak sempat dilakukan saat sedang mobile. Saya mencari rss reader yang cocok, tapi sampai saat ini, belum ketemu. Sempat melihat review viigo, sayangnya tidak tersedia versi BB Torch. Untuk mendengarkan lagu, ini sepertinya harus diskip dulu, karena sampai saat ini saya belum sempat menggunakan BB untuk tujuan tersebut. Yang pasti, di android saya mendengarkan lagu menggunakan winamp for android yang dilengkapi dengan aplikasi lyricApp. Sebuah aplikasi yang mampu mencari lirik lagu dari musik yang saat ini sedang dimainkan. Untuk kebutuhan online lainnya, saya biasa menggunakan dolphin browser di android. Aplikasi ini sangat membantu, karena memiliki fasilitas reflow text saat website di-zoom. Sehingga, tidak perlu scroll kiri-kanan untuk membaca. Selain itu, browser ini juga menyediakan sistem plugin, jadi kita bisa menginstall plugin tambahan yang mampu meningkatkan usabilitasnya. Salah satu plugin yang sangat saya butuhkan adalah, lastpass plugin for dolphin. Saya memiliki banyak sekali akun online yang saya sendiri tidak pernah ingat usename/email/passwordnya. Sebab, semua itu saya serahkan ke lastpass untuk menggenerate nilainya. Jadi, saat harus melakukan online browsing di BB, saya cukup merasa kesulitan. Memang, ada aplikasi lastpass untuk BB. Tapi, karena tidak terintegrasi ke browser, saya harus bolak-balik antara browser dan lastpass hanya untuk mendapatkan informasi login yang dibutuhkan. Kalaupun masalah ini dikesampingkan, saya juga masih kesulitan mencari browser yang nyaman. Pakai operamini tidak senyaman dolphin, karena seringkali hasil renderingnya kasar dan text reflow-nya buggy.

Aplikasi Chat dan Sosial

Saya memaintain dua akun gtalk yang masing2 diperuntukkan untuk dua tujuan yang berbeda. Pada kedua device ini, saya menggunakan imo.im. Sejauh ini belum ada komplain. Selain itu, saya juga pengguna aktif google+ dan twitter. Sayangnya, aplikasi google+ belum tersedia untuk BB. Sehingga, untuk saat ini saya hanya mengakses google+ saat sedang di desktop. Di android, saya mengakses facebook dan twitter menggunakan web mobile. Tapi, di BB saya menggunakan aplikasi FB bawaan dari RIM dan UberSocial untuk twitter. Lalu, saya juga menggunakan WhatsApp di kedua device. No complain so far.

Email

Saya rasa, memang di sini kekuatan BB berada. Harus diakui, cukup nyaman berkerja dengan email di BB. Walaupun penggunaan label di BB masih sedikit membingungkan (saya masih belum mengerti cara mempush hanya label2 tertentu saja.)

Sekian review singkat dari saya. Kesimpulan sementara: android masih menang sangat jauh dibandingkan BlackBerry, terutama pada ketersediaan aplikasi.

Author: Arief Bayu Purwanto

Hello, my name is Arief Bayu Purwanto, a 24 years old father of a beautiful daughter. Interested in online programming, linux, games, and reading. Currently working on kapanlagi.com as junior developer. I live in a relatively quite and cool place called Malang. I'm available for some freelance stuff as well as some consulting job. You can see my portofolio for some previous task I've finished and some other information related to my capability. Btw, I'm plurking here.