Freelancer's Playground! New knowledges every now and then

18May/0724

Mencoba Memberi Solusi Masalah Transportasi

Beberapa hari yang lalu saya melihat judul di suatu surat kabar yang sedang dibaca seseorang tentang upaya Kepolisian mencari cara menanggulangi kemacetan yang terjadi di Surabaya. Nah, disini saya mencoba memberikan satu saran untuk bapak polisi. Saran saya sederhana, yaitu tilanglah mereka yang berusaha menyerobot dari kiri saat di lampu merah dan tingkatkan lagi pengawasan terhadap peraturan lajur kiri.

Hayo, coba jujur, siapa yang selalu berusaha mengambil jalur kiri saat sedang di lampu merah hingga memakan badan jalan untuk mereka yang memang ingin belok ke kiri, padahal anda sendiri tujuannya adalah belok kanan atau mengambil terus. Karena ini menyebabkan berkurangnya ruang bagi mereka yang memang ingin belok kiri, sehingga mereka harus ikut berhenti menunggu lampu hijau? Ada juga mereka yang berusaha memenuhi bagian depan jalan yang biasanya berupa zebra-cross, sehingga berada lebih depan daripada lampu lalu-lintas. Ini juga menyebabkan sedikit kemacetan dan polusi suara ketika lampu hijau tiba. Karena, mereka tidak tahu apakah sudah hijau atau belum. Saya sering kali jengkel dengan orang2 yang seperti ini. Koq gak sabar banget sih?. Trus yang kedua, adalah tingkatkan lagi pengawasan peraturan jalur kiri. Soalnya motor2 itu kalau sudah dibebaskan bergerak mereka selalu semaunya sendiri, mengendarai kendaraan dengan zig-zag yang malah meyebabkan kemungkinan terjadinya kecelakaan semakin besar.

Sepertinya itu dulu beberapa saran dari saya, semoga para pengendara motor yang ugal2-an ini segera diberi kesadaran bahwa perilaku mereka itu sangat membahayakan pengendara yang lain.

  • http://gempur.blogsome.com/ Abdul Ghofur

    pertamaaaaxxxx…

    sepakat mas! karakter bangsa ini memang suka mencari celah dan pintar berkelit… hanya di Indonesia, Peratuan dibuat untuk dilanggar! hehehehehe… Itu kata teman saya lhooo!

    menegakkan aturan… kadang-kdang saya pesimis, seperti menegakkan benang basah… menurut saya, persoalan bangsa ini adalah persoalan moral… sebaik apa pun peraturan dan sistemnya, selama moralnya amburadul, nggih nuwun sewu, sulit mas!

    itulah kenapa saya harus meminta maaf atas kelakuan murid saya yang kupipes saat blogfest kemarin…

    karena menurut saya, blogpress yg saya lakukan adalah bagian dari perjuangan moral dan saya sepakat dengan anda dalam masalah itu.

    saya kira, perjuangan moral menempuh jalan yang panjang dalam memperbaiki bangsa ini…. apa yang anda lihat dari lalu lintas surabaya adalah potret rendahnya moral kita…

    hehehehehe… salam kenal mas!

  • http://gempur.blogsome.com Abdul Ghofur

    pertamaaaaxxxx…

    sepakat mas! karakter bangsa ini memang suka mencari celah dan pintar berkelit… hanya di Indonesia, Peratuan dibuat untuk dilanggar! hehehehehe… Itu kata teman saya lhooo!

    menegakkan aturan… kadang-kdang saya pesimis, seperti menegakkan benang basah… menurut saya, persoalan bangsa ini adalah persoalan moral… sebaik apa pun peraturan dan sistemnya, selama moralnya amburadul, nggih nuwun sewu, sulit mas!

    itulah kenapa saya harus meminta maaf atas kelakuan murid saya yang kupipes saat blogfest kemarin…

    karena menurut saya, blogpress yg saya lakukan adalah bagian dari perjuangan moral dan saya sepakat dengan anda dalam masalah itu.

    saya kira, perjuangan moral menempuh jalan yang panjang dalam memperbaiki bangsa ini…. apa yang anda lihat dari lalu lintas surabaya adalah potret rendahnya moral kita…

    hehehehehe… salam kenal mas!

  • http://bayu.freelancer.web.id/ Arief Bayu Purwanto

    Memang masih panjang perjalanan yang ada, tapi lebih baik start terlambat dari pada tidak ada sama sekali.
    Toh, kalau berita yang ada dikoran itu benar, berarti kepolisian sedang berusaha memperbaiki dan ini hanya sedikit sumbangan gak bermutu dari anggota masyarakat.

  • http://bayu.freelancer.web.id Arief Bayu Purwanto

    Memang masih panjang perjalanan yang ada, tapi lebih baik start terlambat dari pada tidak ada sama sekali.
    Toh, kalau berita yang ada dikoran itu benar, berarti kepolisian sedang berusaha memperbaiki dan ini hanya sedikit sumbangan gak bermutu dari anggota masyarakat.

  • http://gempur.blogsome.com/ Abdul Ghofur

    Saya kira mas bayu terlalu merendah… hehehehe.. posting Anda ini sendiri sebenarnya bagian dari perjuangan moral Anda… dan jangan salah kalo ini dibilang gak bermutu…

    Itulah yang saya suka dari diri mas, blak2an kalo nulis… dan masnya gak terlambat kok untuk urusan ini… semakin luas wilayah perjuangan semakin cepat pula proses perubahan akan terjadi…

    mas bayu ambil di posisi internet, yang lainnya lewat radio, yg lainnya lagi lewat koran.., atau yang lainnya hanya sekedar lewat percakapan2 keseharian… Intinya menebar kebaikan.. Mudah2an Mas Bayu diberikan umur panjang untuk selalu berbuat kebaikan…. Amin Allahumma Amin

  • http://gempur.blogsome.com Abdul Ghofur

    Saya kira mas bayu terlalu merendah… hehehehe.. posting Anda ini sendiri sebenarnya bagian dari perjuangan moral Anda… dan jangan salah kalo ini dibilang gak bermutu…

    Itulah yang saya suka dari diri mas, blak2an kalo nulis… dan masnya gak terlambat kok untuk urusan ini… semakin luas wilayah perjuangan semakin cepat pula proses perubahan akan terjadi…

    mas bayu ambil di posisi internet, yang lainnya lewat radio, yg lainnya lagi lewat koran.., atau yang lainnya hanya sekedar lewat percakapan2 keseharian… Intinya menebar kebaikan.. Mudah2an Mas Bayu diberikan umur panjang untuk selalu berbuat kebaikan…. Amin Allahumma Amin

  • http://www.johansetiawan.net/ iwe

    kalo pengendara motor itu bisa jalan “normal”, ga zig zag, ga kayak dikejar macan, ga serobot sana serobot sini…… rasanya bagaikan matahari ga terbit kali ye ~_~;

  • http://www.johansetiawan.net iwe

    kalo pengendara motor itu bisa jalan “normal”, ga zig zag, ga kayak dikejar macan, ga serobot sana serobot sini…… rasanya bagaikan matahari ga terbit kali ye ~_~;

  • http://mfahmia2705.blogspot.com/ Junkerz side B

    tilanglah mereka yang berusaha menyerobot dari kiri saat di lampu merah dan tingkatkan lagi pengawasan terhadap peraturan lajur kiri.

    kayanya ini tidak ada larangannya deh…

    Hayo, coba jujur, siapa yang selalu berusaha mengambil jalur kiri saat sedang di lampu merah hingga memakan badan jalan untuk mereka yang memang ingin belok ke kiri, padahal anda sendiri tujuannya adalah belok kanan atau mengambil terus. Karena ini menyebabkan berkurangnya ruang bagi mereka yang memang ingin belok kiri, sehingga mereka harus ikut berhenti menunggu lampu hijau?

    coba baca lagi uu lalu lintas…di sana dituliskan belok kiri boleh langsung jika:
    1. ada rambu belok kiri langsung
    2. tidak ada lampu lalu lintas yg ‘melarang’ belok kiri (maksudnya terkadang ada lampu lalu lintas yg mengatur belok kiri)

  • http://mfahmia2705.blogspot.com Junkerz side B

    tilanglah mereka yang berusaha menyerobot dari kiri saat di lampu merah dan tingkatkan lagi pengawasan terhadap peraturan lajur kiri.

    kayanya ini tidak ada larangannya deh…

    Hayo, coba jujur, siapa yang selalu berusaha mengambil jalur kiri saat sedang di lampu merah hingga memakan badan jalan untuk mereka yang memang ingin belok ke kiri, padahal anda sendiri tujuannya adalah belok kanan atau mengambil terus. Karena ini menyebabkan berkurangnya ruang bagi mereka yang memang ingin belok kiri, sehingga mereka harus ikut berhenti menunggu lampu hijau?

    coba baca lagi uu lalu lintas…di sana dituliskan belok kiri boleh langsung jika:
    1. ada rambu belok kiri langsung
    2. tidak ada lampu lalu lintas yg ‘melarang’ belok kiri (maksudnya terkadang ada lampu lalu lintas yg mengatur belok kiri)

  • http://bayu.freelancer.web.id/ Arief Bayu Purwanto

    Nah yang jadi masalah mereka suka sekali memenuhi sisi kiri jalan yang biasnya dipake untuk langsung belok kiri. Akhirnya kan yang mo langsung ke kiri terpaksa ikutan nunggu lampu merah berubah hijau, jadi ikutan nambah macet di lampu merah

  • http://bayu.freelancer.web.id Arief Bayu Purwanto

    Nah yang jadi masalah mereka suka sekali memenuhi sisi kiri jalan yang biasnya dipake untuk langsung belok kiri. Akhirnya kan yang mo langsung ke kiri terpaksa ikutan nunggu lampu merah berubah hijau, jadi ikutan nambah macet di lampu merah

  • norman

    Saya prihatin lihat kondisi lalin kita yang memang awut2an, seperti gak ada standar tatakrama di jalan, dan sepertinya akal sehat sudah hilang. Saya beberapa kali alami kejadiannya yg benar2 bikin saya bingung, kok seperti gak berakal ya. Kalo saya mau belok kanan, misalnya dari jalan raya mau masuk ke perumahan, saya sudah lihat jauh2 ke belakang maupun depan, lampu sein sudah dinyalakan. Motor doyan banget jalan di sisi kanan berlawanan, jadi saya akan tunggu sampe mereka lewati mobil saya, sambil mobil saya jalankan di sisi kanan (tapi masih di jalur yg benar, bukan jalur berlawanan). Begitu aman gak ada lagi motor2 di sisi kanan saya (kalo di jauh belakang, saya anggap mereka akan ngerti dengan lampu sein saya, dan semestinya akan ambil jalur kiri mobil saya) dan pas di pertigaan mau belok, perlahan sambil lihat kendaraan berlawanan, saya mulai membelokkan kendaraan untuk masuk ke jalan pemukiman, sambil juga terus perhatikan kendaraan di belakang saya. Rasanya ini prosedur standar ya, gak aneh, aman, tidak tiba2.
    Tapi sering terjadi kejadian mengagetkan, sudah hampir sampai kendaraan saya di seberang, tiba2 motor nyelonong dari arah belakang (artinya tadi searah dengan kendaraan saya) memaksa mendahului saya dengan memotong jalan di depan kendaraan saya. Menurut logika saya, semestinya dia bukan malah ambil jalur berlawanan untuk mendahului saya, tapi ambil jalur sebelah kiri saya karena mobil saya kan sudah belok, sein sudah nyala, dan dia toh masih jauh d nelakang saya saat saya belok, dan hal sudah saya perhatikan dari awal waktu belok tidak ada kendaraan yang akan saya potong jalannya tiba2. Akibat banyak kejadian gini, saya jadi ekstra hati2, meskipun kejadian2 tsb tetap terjadi, tapi jadi terperhatikan dengan cermat karena sudah terpikir sebelumnya. Dan benar, ternyata melihat saya mau belok ke kanan, mereka yang sebenarnya jauh di belakang saya, bukan kurangi kecepatan dan ancang2 ambil kiri atau tetap di jalur saya (toh gak lama saya belok hanya butuh beberapa detik, jalur saya tadi akan kosong, setalah itu mereka bisa jalan terus), tapi malah mempercepat motornya ambil posisi ke kanan (masuk ke jalur berlawanan arah, bahkan sampai ke pinggir jalan seberang) untuk sekedar bisa dahului depan kendaraan saya yang sudah hampir samapi di seberang. Na’uzubillah, bukankah prilaku begini membahayakan dirinya sendiri, dan kalau dia celaka akan menyeret orang lain dalam masalah??? Saya sering termenung, perubahan apa di tengah masyarakat kita, sehingga akal sehat seperti lenyap. Gak ada kejadian gini 10 tahun lalu, sebelum reformasi. Kian hari akal sepeti jadi barang langka.

  • norman

    Saya prihatin lihat kondisi lalin kita yang memang awut2an, seperti gak ada standar tatakrama di jalan, dan sepertinya akal sehat sudah hilang. Saya beberapa kali alami kejadiannya yg benar2 bikin saya bingung, kok seperti gak berakal ya. Kalo saya mau belok kanan, misalnya dari jalan raya mau masuk ke perumahan, saya sudah lihat jauh2 ke belakang maupun depan, lampu sein sudah dinyalakan. Motor doyan banget jalan di sisi kanan berlawanan, jadi saya akan tunggu sampe mereka lewati mobil saya, sambil mobil saya jalankan di sisi kanan (tapi masih di jalur yg benar, bukan jalur berlawanan). Begitu aman gak ada lagi motor2 di sisi kanan saya (kalo di jauh belakang, saya anggap mereka akan ngerti dengan lampu sein saya, dan semestinya akan ambil jalur kiri mobil saya) dan pas di pertigaan mau belok, perlahan sambil lihat kendaraan berlawanan, saya mulai membelokkan kendaraan untuk masuk ke jalan pemukiman, sambil juga terus perhatikan kendaraan di belakang saya. Rasanya ini prosedur standar ya, gak aneh, aman, tidak tiba2.
    Tapi sering terjadi kejadian mengagetkan, sudah hampir sampai kendaraan saya di seberang, tiba2 motor nyelonong dari arah belakang (artinya tadi searah dengan kendaraan saya) memaksa mendahului saya dengan memotong jalan di depan kendaraan saya. Menurut logika saya, semestinya dia bukan malah ambil jalur berlawanan untuk mendahului saya, tapi ambil jalur sebelah kiri saya karena mobil saya kan sudah belok, sein sudah nyala, dan dia toh masih jauh d nelakang saya saat saya belok, dan hal sudah saya perhatikan dari awal waktu belok tidak ada kendaraan yang akan saya potong jalannya tiba2. Akibat banyak kejadian gini, saya jadi ekstra hati2, meskipun kejadian2 tsb tetap terjadi, tapi jadi terperhatikan dengan cermat karena sudah terpikir sebelumnya. Dan benar, ternyata melihat saya mau belok ke kanan, mereka yang sebenarnya jauh di belakang saya, bukan kurangi kecepatan dan ancang2 ambil kiri atau tetap di jalur saya (toh gak lama saya belok hanya butuh beberapa detik, jalur saya tadi akan kosong, setalah itu mereka bisa jalan terus), tapi malah mempercepat motornya ambil posisi ke kanan (masuk ke jalur berlawanan arah, bahkan sampai ke pinggir jalan seberang) untuk sekedar bisa dahului depan kendaraan saya yang sudah hampir samapi di seberang. Na’uzubillah, bukankah prilaku begini membahayakan dirinya sendiri, dan kalau dia celaka akan menyeret orang lain dalam masalah??? Saya sering termenung, perubahan apa di tengah masyarakat kita, sehingga akal sehat seperti lenyap. Gak ada kejadian gini 10 tahun lalu, sebelum reformasi. Kian hari akal sepeti jadi barang langka.

  • http://bayu.freelancer.web.id/ ariefbayu

    susah juga mas kalo aparan gak membantu.
    Coba aparat mau menerapkan aturan yang TEGAS. Kalau memang melanggar ya ditilang, dijalan juga gitu kalau ada yang sembarangan di tilang juga.

  • http://bayu.freelancer.web.id Arief Bayu Purwanto

    susah juga mas kalo aparan gak membantu.
    Coba aparat mau menerapkan aturan yang TEGAS. Kalau memang melanggar ya ditilang, dijalan juga gitu kalau ada yang sembarangan di tilang juga.

  • yayat

    Tampaknya prilaku suka motong jalan orang lain bukan saja saat berkendara, lagi jalan kaki juga hobi deh bangsa kita ini. Coba mas perhatikan, kita lg jalan di trotoar atau bahkan lagi belanja di market, sering kita jumpai oran yang tadinya tegak di pinggir, kita lagi jalan lurus, begitu kita dekat, tiba2 dia bangkit motong jalan kita dengan enteng, tegak di jalur yang sedang kita lalui. Heran kan??

  • yayat

    Tampaknya prilaku suka motong jalan orang lain bukan saja saat berkendara, lagi jalan kaki juga hobi deh bangsa kita ini. Coba mas perhatikan, kita lg jalan di trotoar atau bahkan lagi belanja di market, sering kita jumpai oran yang tadinya tegak di pinggir, kita lagi jalan lurus, begitu kita dekat, tiba2 dia bangkit motong jalan kita dengan enteng, tegak di jalur yang sedang kita lalui. Heran kan??

  • hafid

    makanya lebih enak ngepit…alon2 waton kelakon n insya ALLAH selamet

  • hafid

    makanya lebih enak ngepit…alon2 waton kelakon n insya ALLAH selamet

  • Reiza

    sebaiknya dan seharusnya,,pemerintah harus menerapkan aturan yang lebih tegas,hingga membuat mereka yang biasanya melanggar itu jera. =)

    • http://bayu.freelancer.web.id/ ariefbayu

      Pengennya juga gitu, tapi, kalo ngeliat tingkah penegak kok ya jadi pesimis (emang sih, gak bisa pukul rata semua polisi pasti ngaco)
      Beberapa kali papasan, polisi yang naek motor ngelawan arah (emang dipinggir sih, tapi kan tetep aja ngagetin), beberapa lagi, sms ato telpon2an sambil naek motor.

  • Reiza

    sebaiknya dan seharusnya,,pemerintah harus menerapkan aturan yang lebih tegas,hingga membuat mereka yang biasanya melanggar itu jera. =)

    • http://bayu.freelancer.web.id/ Arief Bayu Purwanto

      Pengennya juga gitu, tapi, kalo ngeliat tingkah penegak kok ya jadi pesimis (emang sih, gak bisa pukul rata semua polisi pasti ngaco)
      Beberapa kali papasan, polisi yang naek motor ngelawan arah (emang dipinggir sih, tapi kan tetep aja ngagetin), beberapa lagi, sms ato telpon2an sambil naek motor.