Blogfest 2007 Dan Masalah Seputar Pemilihan Pemenang

Tadi pagi buka email, dapet forward email dari nenda tentang posting dari Pandu perihal lomba blogfest 2007. Lomba ini sendiri di host di website kampusku. Terus terang daya sendiri gak tau banyak tentang lomba ini, sebab buka website lomba-nya saja selalu gagal. Nah, back to topik, ceritanya Pandu curhat tentang perlombaan itu. Disitu dia menang juara harapan 2. Trus karena penasaran “kenapa koq cuman dapet juara harapan 2?”. Untuk lebih detil silahkan baca langsung disana. Karena disini saya hanya akan memberikan sedikit kritik kepada pada dewan juri (yang saya sendiri tidak tahu siapa mereka).

Pertama saya mau tanya apa saja kriteria yang dipilih untuk menjadi juara di lomba ini? Karena, dari sudut pandang saya sendiri, blog pandu memang layak untuk jadi juara pertama. Mengapa? dilihat dari banyak aspek, blog dia lebih menonjol daripada yang lain. Kalau dilihat dari sisi orisinalitas content (yang sekarang sedang marak2-nya di blogosfer), sang juara 1 jelas sudah gugur, karena posting yang ada sebagian besar adalah hasil copy-paste dari website lain. Bagaimana dengan yang lain? Well, saya rasa dari yang pertama saja sudah cukup untuk menpertanyakan kompetensi dewan juri dalam memilih juara. Tidak, saya tidak berniat untuk mengajukan diri sebagai dewan juri. Oke, lanjut ke case kedua, kalau ternyata yang dijadikan salah acuan adalah segi blog itu sendiri, sepertinya tetap Pandu yang lebih baik, karena hampir di setiap posting dia selalu ada percakapan antara pembaca. Selain itu, posting dia paling banyak daripada yang lainnya. Ingat, salah satu hal yang membedakan blog dengan website biasa adalah adanya komunikasi yang mengalir antara pembaca dan penulis (walaupun ini juga tidak bisa selalu dijadikan tolak ukur). Lagi pula kalau dilihat peringkat pageranknya, hanya blog Pandu yang bernilai diatas 0 (Nol). Sekarang dilihat dari segi mana lagi yah? Tampilan blog? Ah, kalau ini sih sepertinya gak terlalu relevan untuk disinggung, karena saya tidak terlalu mengerti untuk urusan ini.

Lain kali kalau mau ngadain kontes seperti ini lagi, tolong dong pilih dewan juri yang lebih berkompeten, dari STIKOM sendiri sepertinya banyak yang mampu, atau minta tolong ke publik figur sekalian. Kan ada pak Priyadi, atau Enda? Kan penilaiannya virtual, dari manapun beliau pasti bisa memberikan penilaian. Asli saya malu pas baca posting itu, karena ada almamater saya disitu.

psst: saya gak kenal lho Pandu itu siapa, posting ini murni cuman menyuarakan isi hati
Update: eh, om eko posting juga ^.^

  • saya rasa itu cocok untuk meningkatkan motivasi untuk para blogger lebih maju lagi ok ,bravo blogger indonesia!
  • he he he... kopi anget
    e... e... tanya kenapa?
  • sorry salah, tak kira yang menang Pandu

    abis, baca banyak tulisan tentang ini jadi bingung sendiri :P
    udah gitu rame-ramenya pas aku tidak bisa ol.
  • Lagi pula kalau dilihat peringkat pageranknya, hanya blog Pandu yang bernilai diatas 0 (Nol)


    Tidak setuju dengan yang ini. Kamu lihatnya setelah dia menang atau sebelum penilaian? Apalagi setelah ketahuan plagiat, pasti mendongkrak pagerank dia.

    Lagian itu kontes blog(ingat: web-log), bukan segala sesuatu yang menggunakan blog engine. Agregator(contoh yang menggunakan blog engine) saja masih menyertakan link. Blog milik Pandu tersebut menurutku tidak/belum pantas disebut blog.
  • untung dah jarang ke kampus, gak malu deh jadinya :D
  • Wah ya saya tidak tahu lagi kalau begitu. Soalnya saya buka2 website resminya saja tidak bisa. Baru tahu siapa panitianya setelah baca dari blognya om ganteng.
  • Ben
    Lain kali kalau mau ngadain kontes seperti ini lagi, tolong dong pilih dewan juri yang lebih berkompeten, dari STIKOM sendiri sepertinya banyak yang mampu...


    lha juri yg kemarin utu bukannya ada dua dari STIKOM?
blog comments powered by Disqus