Polisi Ada apa denganmu?
Secara psikologi, sebenarnya saya termasuk tipe orang yang melihat seseorang itu sebagai orang yang baik. Pokoknya selalu berbaik sangka. Walaupun ada yang berbuat jelek, selama orang tersebut tidak melakukannya didepan mata Tetap akan dilihat sebagai orang baik. Oleh karena itu saya selalu merasa tidak enak kalau melakukan kesalahan kepada seseorang, siapapun itu. Selalu ada yang mengganjal dihati.
Tetapi, keadaan seperti ini tidak pernah bisa dipertahankan ketika melihat polisi, yang notabene saya tidak pernah bertemu dengan mereka. Mengapa setiap bertemu, apalagi yang sedang berhenti dipinggir jalan dan mengawasi kondisi lalu lintas, selalu saja pikiran-pikiran buruk yang muncul dikepala ini. Saya selalu berfikir kalau polisi-polisi tersebut sedang menunggu mangsa untuk di-'makan'. Saya selalu merasa panas, ingin memaki-maki saja. Padahal saya termasuk orang yang sulit untuk mengeluarkan kalimat-kalimat kasar. Kalau tidak percaya silahkan tanya ke teman-teman yang mengenal saya.
Bagaimana mungkin semboyan "Melayani dan Mengayomi" bisa sampai kemasyarakat, kalau tingkah laku polisi dilapangan masih jauh dari itu. Dari semua urusan saya yang berhubugnan dengan polisi, tidak pernah ada yang berkesan baik, kecuali saat saya ke Bali beberapa tahun yang lalu. Disana saya bisa melihat betapa ramahnya polisi-polisi Bali. Mungkin karena mereka berurusan dengan wisatawan yang merupakan sumber pendapatan daerah, atau karena hal yang lain. (Kalau ada yang bisa memberikan alasan silahkan komentar disini). Saat itu saya ingin semua polisi yang ada di Indonesia bisa bersikap professional seperti polisi-polisi Bali tersebut.
-
http://mfahmia2705.blogspot.com/ Junkerz side B
-
http://mfahmia2705.blogspot.com Junkerz side B
-
http://bayu.freelancer.web.id/ Arief Bayu Purwanto
-
http://exblopz.blogsome.com/ romadhoni
-
http://exblopz.blogsome.com romadhoni








